IRAN MEMASANG KAMERA PENGINTAI UNTUK MENGIDENTIFIKASI WANITA YANG MELANGGAR ATURAN BERPAKAIAN

Seorang Wanita Berjalan Di Sebuah Jalan Di Teheran. Iran. Di Mana Kamera Pengintai Telah Dipasang Untuk Mendeteksi Wanita Yang Melanggar Aturan Berpakaian. Iran Bulan Lalu Mengusulkan Langkah-langkah Baru Untuk Memaksa Perempuan Di Negara Itu Mengenakan Jilbab. Langkah-langkah Baru Termasuk Menggunakan Kamera Pengintai Untuk Mengidentifikasi Dan Menghukum Perempuan Yang Tidak Mengikuti Aturan Berpakaian. Awal Bulan Ini. Dilaporkan Bahwa Pihak Berwenang Benar-benar Memasang Kamera Pengintai.

Kamera Pengintai

Pakar Pbb. Termasuk Profesor Javad Rehman. Pelapor Khusus Pbb Untuk Situasi Hak Asasi Manusia Di Iran.

Dan Profesor Nazira Ganea. Pelapor Khusus Untuk Kebebasan Beragama Dan Berkeyakinan. Mengatakan Pada Hari Senin Bahwa Penindasan Terhadap Hukum Hijab Yang Diumumkan Oleh Pemerintah Baru-baru Ini Memperingatkan Bahwa Penegakan Yang Tegas Akan Meningkatkan Pembatasan Dan Hukuman Bagi Perempuan Yang Tidak Mematuhi Hukum.

Pengalaman Hidup Banyak Wanita Telah Menurun Sejak Kematian Kurdi Mahsa Amini. 22. September Lalu Setelah Dia Ditangkap Oleh “Polisi Etik” Karena Dicurigai Melanggar Aturan Berpakaian. Kematian Amini Memicu Protes Di Seluruh Iran. Ribuan Orang Turun Ke Jalan Di Beberapa Kota Di Seluruh Negeri. Termasuk Ibu Kota Teheran. Elam. Kermanshah. Mahabad. Sanandaj. Saari Dan Tabriz. Untuk Menuntut Pertanggungjawaban Atas Kematian Amini. Mengakhiri Kekerasan Dan Diskriminasi Terhadap Perempuan Dan Jilbab. Dari Kewajiban Memakai. Penggunaan Kekerasan Yang Berlebihan Terhadap Protes Damai Ini Mengakibatkan Kematian Beberapa Perempuan Selama Protes. Termasuk Sarina Esmailizadeh. 16. Nika Shakarami. 16. Dan Hadith Najafi. 23.

See also  EKSPEKTASI UNTUK OBLIGASI TRANSISI. AKANKAH INVESTASI HIJAU MENYEBAR?

Di Iran. Ada Ketentuan Dalam Hukum Pidana Dan Undang-undang Lain Yang Mewajibkan Mengenakan Jilbab.

Di Bawah Hukum Pidana Islam Iran. Tindakan Yang Dianggap “Menyinggung” Ketertiban Umum Dan Moral Dapat Dihukum Penjara Dari 10 Hari Sampai Dua Bulan Atau 74 Cambukan. Jadi Seorang Wanita Yang Tampil Di Depan Umum Tanpa Jilbab Bisa Dipenjara Mulai Dari 10 Hari Hingga Dua Bulan. Undang-undang Juga Berlaku Untuk Anak Perempuan Berusia 9 Tahun. Usia Minimum Pertanggungjawaban Pidana Untuk Anak Perempuan Di Negara Tersebut. Namun Kenyataannya. Anak Perempuan Dipaksa Mengenakan Jilbab Sejak Usia 7 Tahun Saat Mereka Masuk Sekolah Dasar. Kata Pakar Pbb. Langkah Untuk Memaksa Pemakaian Jilbab Hanya Menambah Penganiayaan Terhadap Perempuan Di Iran.

See also  KESALAHAN UMUM DALAM WAWANCARA ONLINE DAN CARA MENGHINDARINYA

Langkah-langkah Baru Akan Memungkinkan Penggunaan Kamera Pengintai Untuk Mengidentifikasi Dan Menghukum Perempuan Yang Tidak Mengikuti Aturan Berpakaian. Langkah-langkah Baru Juga Memungkinkan Otoritas Keamanan Dan Administrasi Untuk Menangkap Dan Menahan Perempuan Secara Sewenang-wenang Dan Menolak Akses Mereka Ke Institusi Publik. Termasuk Rumah Sakit. Sekolah. Kantor Pemerintah Dan Bandara.

Pakar Pbb Mengatakan Tindakan Represif Dan Kejam Seperti Itu Adalah Pernyataan Kebijakan Penganiayaan Berbasis Gender.

Dan Mengarah Pada Pelanggaran Hak-hak Perempuan Iran Yang Tidak Dapat Diterima. Mengkriminalkan Penolakan Untuk Mengenakan Jilbab Melanggar Hak Perempuan Atas Kebebasan Berekspresi Dan Membuka Pintu Bagi Semua Pelanggaran Lain Atas Hak Politik. Sipil. Budaya Dan Ekonomi Mereka. . Dia Juga Mendesak Otoritas Iran Untuk Mengubah Konstitusi. Membatalkan Undang-undang Diskriminasi Gender Yang Ada. Dan Menghapus Semua Peraturan Yang Memungkinkan Otoritas Negara Untuk Memantau Dan Mengontrol Pakaian Dan Perilaku Perempuan Di Ruang Publik Dan Pribadi.

See also  SUMBER DAYA MANUSIA YANG DIBUTUHKAN REVOLUSI INDUSTRI KEEMPAT, TIGA KEMAMPUAN

Saat Iran Mengadopsi Cara-cara Baru Untuk Menindak Perempuan Yang Tidak Mengenakan Jilbab. Komunitas Internasional Tidak Boleh Tinggal Diam. Kelompok Hak Asasi Manusia Telah Meminta Masyarakat Internasional Untuk Mengakui Penganiayaan Terhadap Perempuan Di Iran Sebagai Apartheid Gender .

You May Also Like

About the Author: author