EKSPOR ANGGUR DUNIA AKAN MENCAPAI REKOR TERTINGGI PADA TAHUN 2022, TETAPI VOLUME EKSPOR AKAN MENURUN

Ekspor Anggur Dunia Akan Mencapai Rekor Tertinggi Pada Tahun 2022. Tetapi Volume Ekspor Akan Menurun Gangguan Rantai Pasokan Dan Inflasi Digabungkan Untuk Mendorong Harga Anggur Di Seluruh Dunia. Mendorong Ekspor Anggur Global Pada Tahun 2022 Naik 9% Tahun-ke-tahun Ke Rekor €37.6 Miliar (¥5.5 Triliun). . “Ini Adalah Angka Yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya.” Kata Pau Roca. Direktur Eksekutif Organisasi Internasional Untuk Anggur Dan Minuman Anggur (Oiv). Di Paris Pada Tanggal 20.

Ekspor Anggur Dunia

Berkantor Pusat Di Prancis. Oiv Adalah Kumpulan Data Terbesar Di Dunia Tentang Produksi. Konsumsi. Dan Perdagangan Anggur. Statistik Dirilis Setiap Musim Semi.

Negara Teratas Untuk Volume Ekspor

Italia. Spanyol. Prancis. Cile. Dan Australia Akan Menjadi Negara Dengan Volume Ekspor Wine Tertinggi Pada Tahun 2022. Namun. Dalam Hal Nilai Ekspor. Prancis Memimpin. Naik 12.3% Dari Tahun Sebelumnya. Peningkatan Yang Signifikan Dalam Penjualan Sampanye Dan Anggur Bersoda Mungkin Telah Berkontribusi Pada Hal Ini. Nilai Ekspor Tersebut Meningkat Sebesar 18% Year-on-year. Sedangkan Nilai Ekspor Wine Diam Meningkat Sebesar 7%.

See also  Mpo555 : Daftar Situs Slot Gacor Hari Ini Gampang Menang Maxwin 2024

Amerika Serikat Adalah Negara Konsumen Terbesar. Konsumsi Di China Menurun
Dari Segi Konsumsi. Amerika Serikat Tetap Nomor Satu Di Dunia. Diikuti Prancis Dan Italia. Cina. Yang Berada Di Peringkat Kesembilan. Diperkirakan Akan Menyusul Prancis Dalam Konsumsi Anggur Suatu Hari Nanti. Tetapi Telah Menurun Selama Beberapa Tahun Terakhir.

Jim Boyce . Pakar Anggur Yang Berbasis Di China Dan Penerbit Buletin Grape Wall Of China. Menyatakannya Seperti Ini Dalam Artikel Terbaru: “setelah Tahun 2021 Yang Suram. Ketika Produksi Anggur Turun 29% Yoy Menjadi 268 Juta Liter. Volume Perdagangan Turun Lebih Jauh Menjadi 214 Juta Liter Pada Tahun 2022. Itu Kurang Dari Seperlima Dari 1.1 Miliar Liter Pada Tahun 2016.”

See also  SAHAM TESLA MELONJAK 11 KALI LIPAT DALAM EMPAT TAHUN, INVESTOR AS MENGATAKAN `` SANGAT BULLISH''

Penyebab Penurunan Konsumsi Wine Di China Adalah Panen Anggur Yang Lebih Kecil Dari Rata-rata. Dampak Pandemi Covid-19. Dan Penurunan Impor Yang Signifikan. Meskipun Demikian. Industri Wine Dalam Negeri Di China Tampaknya Masih Berkembang Pesat.

“Anggur Domestik China Terus Meningkat Kualitasnya. Memenangkan Penghargaan Di Pameran Dan Pujian Kritis.” Kata Boyce.

Konsumsi Per Orang

Amerika Serikat Dan Cina Termasuk Di Antara 10 Negara Teratas Dalam Hal Konsumsi Anggur. Sebagian Karena Populasinya Yang Besar. Tetapi Konsumsi Per Kapitanya Rendah. Portugal Menduduki Puncak Daftar Dengan 67.5 Liter. Diikuti Oleh Prancis. Italia. Swiss. Dan Austria. Kedua Negara Memiliki Populasi Kecil. Tetapi Konsumsi Anggur Per Kapita Tinggi. As Menempati Urutan Ke-17 Dengan 12.6 Liter Per Orang. Sedangkan China Menempati Urutan Ke-22 Dengan 0.8 Liter. Ini Karena Kedua Negara Memiliki Populasi Yang Sangat Besar. Tetapi Sedikit Pecinta Anggur. Sekitar 42% Populasi As Meminum Anggur. Menurut Dewan Pasar Anggur .
85 Negara Penghasil Pada Tahun 2022
Pada Akhir Tahun 2022. 85 Negara Akan Memproduksi Wine. Tiga Produsen Teratas Adalah Italia. Prancis. Dan Spanyol. Bersama-sama Memproduksi Lebih Dari 50% Anggur Dunia. As Menempati Urutan Keempat. Dan Australia Menempati Urutan Kelima.

See also  Rupiah89 : Daftar Situs Slot Gacor Hari Ini Gampang Menang Maxwin 2024

Menurut Oiv. Total Produksi Wine Global Akan Mencapai 258 Juta Hektoliter (1 Hektoliter = 100 Liter) Pada Tahun 2022. Turun 1% Dari Tahun Sebelumnya Dan Sedikit Di Bawah Rata-rata 20 Tahun Terakhir. Penurunan Produksi Sebagian Disebabkan Oleh Perubahan Iklim. Termasuk Cuaca Beku Yang Ekstrem. Banjir. Kekeringan. Dan Gelombang Panas. Bagaimanapun. Dunia Wine Masih Berada Di Tangan Alam.

You May Also Like

About the Author: author